Ingin Mendaki Rinjani Tahun ini? Yuk Baca dulu Aturan Barunya Bray !

WISATADILOMBOK.com - Akhir Maret pihak TNGR mendapatkan masukan dari Stasiun Klimatologi Provinsi NTB dan pihak-pihak lain yang berkompeten, Secara umum cuaca di Provinsi NTB saat ini khususnya di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani mengalami kondisi cuaca yang sudah bisa didaki.

Keadaan tersebut sudah aman bagi keselamatan serta kenyamanan pengunjung yang akan melakukan pendakian kawasan gunung rinjani.

Trekking ke Rinjani Lombok
Pendakian Gunung Rinjani (c) google.com
Berdasarkan kesepakatan multipihak pada koordinasi pembukaan pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani yang dihadiri oleh pelaku wisata, aparat pemerintahan dan masyarakat umum tanggal 25 dan 30 Maret 2016 disepakati hal-hal sebagai berikut :
  1. Menjaga kebersihan Rinjani dan membawa kembali barang berpotensi sampah,
  2. Ceklist barang dan bersedia untuk diperiksa di pintu pendakian di pintu masuk dan keluar,
  3. Menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan pengunjung, tidak menebang pohon, vandalisme dan hal-hal lain yang merusak Rinjani,
  4. Registrasi dan membayar tiket masuk sesuai jam pelayanan 07.00-16.00 WITA,
  5. Lapor ke petugas di pintu keluar setelah pendakian dan menyerahkan sampah pada jam pelayanan 07.00-16.00 WITA,
  6. Patuh pada kebijakan penutupan pendakian.
Sanksi pelanggaran kesepakatan :
  1. Tidak membawa sampah dikenakan sanksi penyitaan alat pendakian selama 2 minggu dan ditebus dengan membayar Rp 250.000,-,
  2. Mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan pengunjung; menebang pohon serta kegiatan lain yang merusak kawasan dikenakan sanksi sesuai undang-undang,
  3. Denda membayar tiket 4 kali lipat untuk pengunjung tanpa tiket/pengunjung ilegal,
  4. Pengunjung yang tertangkap tangan ditemui saat penutupan kawasan dikenakan denda membayar tiket 4 kali lipat; penyitaan alat pendakian selama 2 minggu dan ditebus dengan membayar Rp 250.000,-.
Keputusan itu juga diharapkan untuk para pengunjung gunung rinjani agar selalu menjaga kebersihan dan memberikan data barang bawaan pendakian yang berpotensi sampah secara benar, agar dapat membawa turun kembali sampah bawaannya.

Sumber: tnrinjani.net

Artikel Wisata Lombok Lainnya :

Scroll to top